Hierarki Nilai Sosial
Nilai* yang dianut seseorang memengaruhi perilakunya, alasannya apa yang dilakukan individu biasanya dibimbing dan berpedoman pada nilai dimaksud. Menurut Graves (dalam Tika, 2007:36), nilai* mempunyai tingkatan yang tersusun secara hierarki sebagai berikut:
1. Tingkat Pertama: Reaktif
Individu tidak menyadari dirinya sendiri dan orang lain sebagai makhluk yang berbudaya
2. Tingkat Kedua: Tribalistik
Nilai-nilai individu yang dicirikan oleh tingkat ketergantungan yang tinggi.
3. Tingkat Ketiga: Egosentris
Individu lebih mengutamakan kepentingan diri sendiri dan tidak menghiraukan kepentingan orang lain.
4. Tingkat Keempat: Konformis
Individu kurang toleran terhadap nilai-nilai yang dianut orang lain.
5. Tingkat Kelima: Manipulatif
Individu cenderung berupaya memanipulasi segala sesuatu, termasuk orang-orang yang ada di sekitarnya, untuk kepentingan pencapaian tujuan pribadinya.
6. Tingkat Keenam: Sosiosentrik
Individu mulai menganggap bahwa bekerja sama jauh lebih baik dari pada bekerja sendirian.
7. Tingkat Ketujuh: Eksistensial
Individu mempunyai tingkat toleransi yang tinggi terhadap banyak sekali perbedaan nilai yang dianut orang lain.
Download di Sini
1. Tingkat Pertama: Reaktif
Individu tidak menyadari dirinya sendiri dan orang lain sebagai makhluk yang berbudaya
2. Tingkat Kedua: Tribalistik
Baca Juga
3. Tingkat Ketiga: Egosentris
Individu lebih mengutamakan kepentingan diri sendiri dan tidak menghiraukan kepentingan orang lain.
4. Tingkat Keempat: Konformis
5. Tingkat Kelima: Manipulatif
Individu cenderung berupaya memanipulasi segala sesuatu, termasuk orang-orang yang ada di sekitarnya, untuk kepentingan pencapaian tujuan pribadinya.
6. Tingkat Keenam: Sosiosentrik
Individu mulai menganggap bahwa bekerja sama jauh lebih baik dari pada bekerja sendirian.
7. Tingkat Ketujuh: Eksistensial
Individu mempunyai tingkat toleransi yang tinggi terhadap banyak sekali perbedaan nilai yang dianut orang lain.
Download di Sini
Belum ada Komentar untuk "Hierarki Nilai Sosial"
Posting Komentar