Perkembangan Teori Sosiologis Simpulan Era Dua Puluh. Sintesis Teoretis
Gerakan-gerakan menuju integrasi mikro-makro dan agensi-struktural mulai pada 1980-an, dan tetap berpengaruh pada 1990-an. Mereka membangun panggung untuk gerakan yang lebih luas menuju sintesis-sintesis teoretis yang mulai sekitar awal 1990-an. Reba Lewis (1991) telah menyarankan bahwa duduk masalah sosiologi (seandainya ia memiliki masalah) mungkin yaitu hasil fragmentasi berlebihan dan bahwa gerakan menuju integrasi yang lebih besar sanggup meningkatkan status sosiologi.
Tercakup dalam hal itu yaitu perjuangan untuk menyintesiskan dua atau lebih teori yang berbeda (misalnya, fungsionalisme struktural dan interaksionisme simbolik) yang besar pengaruhnya. Usaha-usaha tersebut telah terjadi di sepanjang sejarah teori sosiologis (Holmwood dan Steward, 1994). Akan tetap, ada dua aspek yang khas dari karya sintesis masa sekarang di dalam teori sosiologis. Pertama, karya sintesis sangat tersebar luas dan tidak terbatas pada usaha-usaha sintesis yang terpencil. Kedua, pada umumnya tujuannya ialah sintesis ide-ide teoretis yang agak sempit, bukan pengembangan suatu teori sintetik yang besar yang meliputi semua teori sosiologis. Karya-karya sintetik itu terjadi di dalam dan di kalangan banyak teori yang didiskusikan sebelumnya.
Kemudian ada usaha-usaha untuk memasukkan perspektif-perspektif dari luar sosiologi ke dalam teori sosiologi. Sudah ada karya-karya yang berorientasi memasukkan ide-ide biologis ke dalam sosiologi dalam upaya untuk membuat sosiobiologi (Crippen, 1994; Maryansky dan Turner, 1992). Teori pilihan rasional didasarkan pada ekonomi, tetapi ia melaksanakan serangan memasuki sejumlah bidang, termasuk sosiologi (Coleman, 1990b; Heckathon, 2005). Teori sistem berakar pada ilmu-ilmu eksakta, tetapi pada selesai era kedua puluh Niklas Luhmann* (1984/1995) berupaya keras untuk menyebarkan suatu teori sistem yang sanggup diterapkan kepada dunia sosial.
Biografi, Pemikiran, dan Karya Tokoh Terkait
Niklas Luhmann
Baca Juga
1. Perkembangan Teori Sosiologis Akhir Abad Dua Puluh. Integrasi Mikro-Makro
2. Perkembangan Teori Sosiologis Akhir Abad Dua Puluh. Integrasi Agensi-Struktur
Sumber.
Ritzer, George. 2012. Teori Sosiologi; Dari Sosiologi Klasik Sampai Perkembangan Terakhir Postmodern. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.
Download
Kemudian ada usaha-usaha untuk memasukkan perspektif-perspektif dari luar sosiologi ke dalam teori sosiologi. Sudah ada karya-karya yang berorientasi memasukkan ide-ide biologis ke dalam sosiologi dalam upaya untuk membuat sosiobiologi (Crippen, 1994; Maryansky dan Turner, 1992). Teori pilihan rasional didasarkan pada ekonomi, tetapi ia melaksanakan serangan memasuki sejumlah bidang, termasuk sosiologi (Coleman, 1990b; Heckathon, 2005). Teori sistem berakar pada ilmu-ilmu eksakta, tetapi pada selesai era kedua puluh Niklas Luhmann* (1984/1995) berupaya keras untuk menyebarkan suatu teori sistem yang sanggup diterapkan kepada dunia sosial.
Biografi, Pemikiran, dan Karya Tokoh Terkait
Niklas Luhmann
Baca Juga
1. Perkembangan Teori Sosiologis Akhir Abad Dua Puluh. Integrasi Mikro-Makro
2. Perkembangan Teori Sosiologis Akhir Abad Dua Puluh. Integrasi Agensi-Struktur
Sumber.
Ritzer, George. 2012. Teori Sosiologi; Dari Sosiologi Klasik Sampai Perkembangan Terakhir Postmodern. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.
Download
Belum ada Komentar untuk "Perkembangan Teori Sosiologis Simpulan Era Dua Puluh. Sintesis Teoretis"
Posting Komentar