Aliran Ilmu Kalam. Jabariyah
Paham Jabariyah lahir di Khurasan, Iran pada paruh pertama kala ke-2 H/ ke-8 M, yang dipelopori oleh Ja’ad bin Dirham ( wafat 124 H/ 724 M). Nama Jabariyah berasal dari “jabara” yang mempunyai arti memaksa. Jabariyah mempunyai keyakinan bahwa setiap insan terpaksa oleh takdir tanpa mempunyai pilihan dan perjuangan dalam perbuatannya. Aliran Jabariyah ialah golongan yang menentang golongan Qadariyah.
Menurut Asy-Syahrastani 548 H/1153 M, Jabariyah ialah paham yang menafikan perbuatan dari hamba secara hakikat dan menyerahkan perbuatan tersebut kepada Allah. Artinya, insan tidak punya andil sama sekali dalam melaksanakan perbuatannya, Tuhanlah yang memilih segala-galanya. Keyakinan Jabariyah ini bertolak belakang dengan keyakinan Qadariyah.
Dalam istilah Inggris, paham Jabariyah disebut fatalism atau predestination, yaitu paham yang menyatakan bahwa perbuatan insan ditentukan semenjak semula oleh qada dan qadar Tuhan. Dengan demikian, posisi insan dalam paham ini tidak mempunyai kebebasan dan inisiatif sendiri. Tetapi terikat pada kehendak mutlak Tuhan. Aliran Jabariyah ini menganut paham bahwa insan tidak mempunyai kemerdekaan dalam memilih kehendak dan perbuatannya.
Paham Jabariyah juga dikembangkan oleh tokoh lainnya, ibarat al-Husain bin Muhammad an-Najjar. Paham ini telah terlihat semenjak awal periode Islam, yaitu wacana pemahaman terhadap takdir dan qada qadar. Akan tetapi, paham ini dijadikan sebagai teladan pikir dan pemikiran yang dianut, dipelajari, dan dikembangkan, gres terjadi pada masa pemerintahan Bani Umayyah.
Manusia dalam paham Jabariyah ialah sangat lemah, tak berdaya, terikat dengan kekuasaan dan kehendak mutlak Tuhan, tidak mempunyai kehendak dan kemauan bebas sebagaimana dimiliki oleh paham Qadariyah. Seluruh tindakan dan perbuatan insan dilarang lepas dari aturan, skenario, dan kehendak Allah SWT. Segala akhir baik dan jelek yang diterima oleh insan dalam perjalanan hidupnya ialah merupakan ketentuan Allah SWT.
Sumber
- Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
- https://rodaduniailmu.blogspot.com//search?q=aliran-jabariyah-dalam-ilmu-tauhid
Download
Baca Juga
a. Periodisasi Filsafat Skolastik Islam (Arab)
b. Aliran Ilmu Kalam. Khawarij
c. Aliran Ilmu Kalam. Murjiah
d. Aliran Ilmu Kalam. Qadariyah
e. Aliran Ilmu Kalam. Mu’tazilah
f. Aliran Ilmu Kalam. Ahli Sunnah
Menurut Asy-Syahrastani 548 H/1153 M, Jabariyah ialah paham yang menafikan perbuatan dari hamba secara hakikat dan menyerahkan perbuatan tersebut kepada Allah. Artinya, insan tidak punya andil sama sekali dalam melaksanakan perbuatannya, Tuhanlah yang memilih segala-galanya. Keyakinan Jabariyah ini bertolak belakang dengan keyakinan Qadariyah.
Dalam istilah Inggris, paham Jabariyah disebut fatalism atau predestination, yaitu paham yang menyatakan bahwa perbuatan insan ditentukan semenjak semula oleh qada dan qadar Tuhan. Dengan demikian, posisi insan dalam paham ini tidak mempunyai kebebasan dan inisiatif sendiri. Tetapi terikat pada kehendak mutlak Tuhan. Aliran Jabariyah ini menganut paham bahwa insan tidak mempunyai kemerdekaan dalam memilih kehendak dan perbuatannya.
Paham Jabariyah juga dikembangkan oleh tokoh lainnya, ibarat al-Husain bin Muhammad an-Najjar. Paham ini telah terlihat semenjak awal periode Islam, yaitu wacana pemahaman terhadap takdir dan qada qadar. Akan tetapi, paham ini dijadikan sebagai teladan pikir dan pemikiran yang dianut, dipelajari, dan dikembangkan, gres terjadi pada masa pemerintahan Bani Umayyah.
Manusia dalam paham Jabariyah ialah sangat lemah, tak berdaya, terikat dengan kekuasaan dan kehendak mutlak Tuhan, tidak mempunyai kehendak dan kemauan bebas sebagaimana dimiliki oleh paham Qadariyah. Seluruh tindakan dan perbuatan insan dilarang lepas dari aturan, skenario, dan kehendak Allah SWT. Segala akhir baik dan jelek yang diterima oleh insan dalam perjalanan hidupnya ialah merupakan ketentuan Allah SWT.
Sumber
- Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
- https://rodaduniailmu.blogspot.com//search?q=aliran-jabariyah-dalam-ilmu-tauhid
Download
Baca Juga
a. Periodisasi Filsafat Skolastik Islam (Arab)
b. Aliran Ilmu Kalam. Khawarij
c. Aliran Ilmu Kalam. Murjiah
d. Aliran Ilmu Kalam. Qadariyah
e. Aliran Ilmu Kalam. Mu’tazilah
f. Aliran Ilmu Kalam. Ahli Sunnah
Belum ada Komentar untuk "Aliran Ilmu Kalam. Jabariyah"
Posting Komentar